5 Danau Memukau di Bali yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

JA Media

Updated on:

Pulau Bali terkenal dengan objek wisatanya yang indah dan memiliki keunikan masing-masing. Selain pantai dan ombak besar yang menjadi daya tarik para peselancar, Bali juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan yaitu danau.

Bukan hanya dijadikan sebagai destinasi wisata lokal, Bali juga menjadi tujuan wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan alamnya.

Berbeda dengan objek wisata pantai, danau di Bali menawarkan keindahan alam yang memukau dan air yang segar. Tak hanya itu, berbagai kuliner lezat juga dapat dinikmati di sekitar danau. Oleh karena itu, berikut ini adalah daftar danau di Bali yang wajib dikunjungi saat berwisata di sana.

Daftar Danau Memukau di Bali yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Jika ingin mengganti suasana dan ingin menikmati keindahan alam Bali yang lain selain pantai, cobalah untuk mengunjungi danau-danau yang ada di Bali. Meskipun jarang diunggulkan, namun danau-danau ini juga sangat menarik dan indah untuk dikunjungi.

1. Danau Buyan

Danau Buyan di desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, menjadi salah satu destinasi populer bagi para camper dan pemancing di Bali. Luas danau sekitar 490 hektar dan menjadi danau terluas ketiga di pulau tersebut. Keberadaan danau ini dekat dengan Jalan Raya Denpasar – Singaraja membuatnya mudah dijangkau dan banyak dikunjungi wisatawan.

Saat berkemah di Danau Buyan, para camper akan merasa sangat nyaman karena mudahnya akses terhadap fasilitas seperti toilet yang mudah dijangkau, serta bahan bakar dan bahan makanan yang dapat dibeli di Pasar Pancasari yang terletak dekat dengan lokasi. Bagi para pemancing, danau ini menjadi spot populer untuk memancing dengan menyewa perahu atau sampan. Selain itu, Hutan Dasong yang berada di belakang danau juga menjadi tempat menarik untuk dijelajahi.

Danau Buyan menawarkan berbagai spot menarik untuk menikmati keindahan danau yang memukau. Camper umumnya memasuki kawasan danau melalui jalan di dekat Pasar Pancasari. Selain itu, ada juga akses melalui Pura Ulun Danu Buyan yang menyediakan tempat parkir yang luas. Pemkab Buleleng sering mengadakan festival Twin Lake di sekitar danau Buyan dan Tamblingan, di mana wisatawan dapat menikmati musik dan pameran produk UMKM. Festival ini diharapkan dapat mempromosikan kedua danau tersebut agar semakin dikenal oleh wisatawan dari berbagai daerah.

2. Danau Tamblingan

Danau Tamblingan, meskipun tidak sebesar Danau Buyan, memiliki pesona yang tak kalah menarik. Dengan luas sekitar 160 ha, danau ini berada di sisi timur Danau Buyan yang dipisahkan oleh hutan. Pengunjung akan merasakan keheningan dan suasana hutan yang sepi saat berada di sana. Di malam hari, suasana sakral pun muncul di sekitar danau.

Keunikan Danau Tamblingan tak dapat diragukan lagi. Meskipun lebih kecil, danau ini memiliki suasana sepi yang kental dengan nuansa hutan. Di sekitarnya terdapat beberapa pura yang turut memberikan kesan mistis dan misterius.

Berbeda dengan Danau Buyan yang mudah diakses, berkemah di Danau Tamblingan memerlukan sedikit usaha. Tidak ada warung yang selalu siap menyajikan kopi atau teh hangat, dan toilet terletak jauh dari danau. Namun, bagi kamu yang mencari ketenangan, Danau Tamblingan adalah tempat yang sangat cocok untuk berkemah.

Seperti halnya Danau Buyan, kabut di pagi dan sore hari menambah keindahan pemandangan di sekitar Danau Tamblingan. Momen ini sering dimanfaatkan oleh fotografer untuk mengambil foto-foto yang memukau. Bahkan, banyak fotografer pernikahan yang memanfaatkan momen ini untuk membuat rangkaian foto pre-wedding yang cantik.

3. Danau Beratan

Danau Beratan di Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer di antara para wisatawan lokal maupun asing. Hal ini dikarenakan aksesibilitas dan pengelolaan yang baik, serta keberadaan Pura Ulun Danu Beratan yang menjadikan danau ini sangat terkenal.

Dengan latar belakang perbukitan yang menawan, pemandangan Danau Beratan begitu menakjubkan. Pengunjung dapat menyewa perahu boat atau perahu kano untuk menikmati pemandangan danau yang indah.

Terdapat banyak pedagang souvenir di sekitar danau yang menawarkan berbagai macam kenang-kenangan dan oleh-oleh. Selain itu, makanan khas Bali yang beragam juga dapat ditemukan di sekitar Danau Beratan.

Untuk menikmati keindahan Danau Beratan, pengunjung hanya perlu membayar biaya masuk sebesar Rp5000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Selain pintu masuk utama di area Pura, terdapat juga pintu masuk di bagian selatan yang menyediakan tempat istirahat dengan pemandangan indah Danau Beratan dan perbukitan di sekitarnya.

4. Danau Batur

Danau Batur, salah satu destinasi wisata unggulan Bali, terletak di kaki Gunung Batur dan menjadi danau terbesar di Pulau Dewata. Dengan luas mencapai 1600 ha, Danau Batur menjadi sumber mata pencaharian bagi warga sekitar, seperti Desa Songan, Desa Batur, dan Desa Trunyan, melalui budidaya ikan mujair.

Tak hanya itu, air dari Danau Batur juga dimanfaatkan sebagai sumber irigasi utama di sektor pertanian Kintamani, terutama di Desa Songan. Danau Batur merupakan danau kawah dengan unsur vulkanis yang masih aktif, sehingga banyak terdapat sumber air panas di beberapa titik disekitar danau. Bahkan, ada banyak tempat mandi air panas yang tersedia, seperti Toya Devasya yang populer.

Di sisi lain, penduduk setempat memiliki sumur dengan air yang bervariasi, ada yang panas dan ada yang dingin. Selain keunikan tersebut, Danau Batur juga menawarkan panorama kaldera Gunung Batur yang indah dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Dengan berbagai potensi yang dimilikinya, Danau Batur menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika berada di Bali.

Dari Danau Batur, kamu dapat melanjutkan perjalanan ke Desa Trunyan. Desa Trunyan, sebuah desa yang memiliki tradisi unik dalam prosesi kematian, dapat dijangkau dari Danau Batur. Di sana, mayat seseorang yang meninggal diletakkan di bawah pohon Taru Menyan dan tentunya tidak memiliki bau sama sekali.

Trunyan menjadi objek wisata yang sangat populer bagi mereka yang memiliki minat pada sejarah dan budaya.

Dari Danau Batur, kamu juga dapat menikmati panorama dua gunung sekaligus, yaitu Gunung Batur dan Gunung Abang. Gunung Batur sudah dikenal sejak lama sebagai objek wisata yang menarik, sedangkan Gunung Abang menawarkan tantangan yang berbeda yang menjadi daya tarik bagi para pendaki.

5. Danau Yeh Malet

Terletak di Banjar Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Danau Yeh Malet menjadi populer belakangan ini karena suasananya yang mirip dengan negara-negara Eropa atau Jepang. Tumbuhan eceng gondok yang tumbuh di sekitar danau ini berbunga dengan warna ungu dan putih sehingga membuat suasana di Danau Yeh Malet terlihat seperti di luar negeri.

Perjalanan dari Kota Denpasar menuju Danau Yeh Malet memakan waktu sekitar 1-1.5 jam. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir untuk dapat menikmati pemandangan danau dan bunga eceng gondok yang indah. Selain itu, tersedia pula penyewaan rakit dengan biaya sekitar Rp. 15.000 per orang untuk menikmati view dan berfoto di Danau Yeh Malet.

Namun, karena merupakan danau yang hanya diisi air saat musim hujan, maka saat musim kemarau danau ini terlihat kering dan tidak seperti sebuah danau. Meskipun demikian, kunjungan saat musim hujan juga tidak kalah menarik

Leave a Comment